Sabtu, 26 Februari 2011

Hasil Pemeriksaan Medis & Laboratorium Atas Pasien-pasien yang diobati dengan Metode Bekam

Berikut ini ada beberapa hasil laboratorium yang saya kutip dari buku karya ilmuwan Arab yang tersohor, Muhammad Amin Syaikhu, yang berjudul Ad-Dawa'u 'l- 'Ajib (Obat Ajaib). Dimana laporan ini dibuat oleh dokter-dokter spesialis terkenal dalam berbagai bidang kedokteran, yang kemudian dihimpun dan diteliti kembali secara medis oleh penulis dan seorang intelektual 'Abdul Qodir Yahya, yang terkenal dengan julukan Ad-Dironi. Laporan umum penelitian tentang pengobatan dengan Metode Bekam Tahun 2001 M. Di bawah konsultan Dr. Muhammad Nabil Syarif (Mantan Dekan Fakultas Farmasi) Penelitian dilakukan oleh Tim Laboratorium yang terdiri dari beberapa ahli :
  • Dr. Muhammad Nabil Syarif (Dekan Fakultas Farmasi)
  • Dr. Ahmad Samir Fauri (Ahli Patologi Klinik dan Laboratorium dari Prancis dan Ketua Ikatan Apoteker Syiria)
  • Dr. Fayiz Hakim (Ahli Patologi Anatomi dan Patologi Klinis, Amerika)
  • Dr. Muhammad Mahjub Geraudy (Ketua Jurusan Laboratorium Universitas Damaskus)
  • Dr. Muhammad Fuad Jabashini (Ahli Patologi Klinis  dan Laboratorium Prancis)
  • Dr. Sa'd Yaqub (Ahli Farmasi Rumah Sakit dan Ketua Organisasi Pengiriman Obat D.D.S dari Prancis)

Penelitian ini dilakukan berdasarkan metodologi ilmiah yang disimpulkan oleh intelektual besar Arab, Muhammad Amin Syaikhu, dari hadist-hadist Nabi yang mulia, yang dilakukan dengan kriteria :

1. Pagi hari sebelum seseorang mengkonsumsi makanan apapun
2. Di musim semi dan selama bulan April dan Mei
3. Pada paruh bulan kedua Qomariah
4. Usia di atas 20 tahun untuk pria dan setelah menopause untuk wanita

Penelitian dilakukan terhadap 300 kasus, dengan hasil penelitian sebagai berikut :

  • Kasus tekanan darah tinggi (hipertensi), tekanan darah turun hingga mencapai batas normal
  • Dalam kasus tekanan darah rendah (hipotensi), tekanan darah naik hingga mencapai batas normal
  • Garis irama jantung pada EKG menunjukkan perbaikan besar dan kembali kepada kondisi normal dalam irama yang teratur
  • Penurunan kecepatan aliran darah hingga batas normal
  • Jumlah sel darah merah (eritrosit) menjadi normal
  • Dalam kasus penurunan kadar hemoglobin (animea) kadar hemoglobin naik sampai normal, selanjutnya meningkatkan aktifitas dan efektifitas transfer oksigen melaluinya
  • Jumlah sel darah putih (leukosit) meningkat dalam 60% kasus dan masih dalam batas normal
  • Jumlah sel darah putih pada penyakit paru-paru meningkat 71,4% pada beberapa kasus. Ini menunjukkan kesembuhan yang cepat bagi para pengidap rheumatism dan infeksi kronis setelah adanya pembekaman
  • Jumlah enzim hati turun pada gangguan liver dalam 76,9% kasus dan hal itu masih dalam batas wajar
  • Kadar gula darah pada 83,75% kasus turun, sedangkan sisanya tetap pada batas wajar
  • Kadar gula darah turun pada para pengidap  kencing manis dalam 92,5% kasus
  • Jumlah sel darah merah (eritrosit) maupun sel darah putih (leukosit) dalam darah turun dalam 66,66% kasus, sedangkan jumlah sel darah merah maupun sel darah putih naik dalam darah bekam pada semua kasus
  • Jumlah sel darah merah (eritrosit) dan sel darah putih (leukosit) turun pada 78,47% kasus
  • Jumlah asam urat darah turun pada 66,66% kasus, jumlah asam urat darah turun pada 83,68% kasus
  • Kadar kolesterol dalam darah turun dalam 81,9% kasus, kadar kolesterol dalam darah turun dalam 75% kasus
  • Kenaikan kadar besi dalam darah pada batas normal 66% kasus

Hasil-hasil penelitian diatas sungguh mencengangkan, mencerminkan banyak kondisi kesembuhan yang luar biasa. Semua itu merupakan bukti keagunan ilmu Nabi dan mukjizat besar yang dibawa oleh “guru pertama”, Rosulullah Muhammad Shallaahu ‘alaihi wasallam, yang kemudian disampaikan kepada kita oleh ilmuwan besar Arab, Muhammad Amin Syaikhu.

Ditulis dengan sedikit editan...
Sumber : Aiman bin ‘Abdul Fattah, KEAJAIBAN THIBBUN NABAWI : Bukti Ilmiah dan RahasiaKesembuhan dalam Pengobatan Nabawi ( Judul Asli : Asy-Syifa’ min Wahyi Khotami ‘l-Anbiya),Penerbit Daaru ‘sh-Shohifah

3 komentar:

  1. Saya tertarik dengan artikel yang di tampilkan dalam blog ini .Saya tunggu artikel terbarunya.terima kasih

    BalasHapus
  2. Bagamana dengan pasien wanita,,apa bisa melakukan bekam juga??

    BalasHapus
  3. Bagamana dengan pasien wanita,,apa bisa melakukan bekam juga??

    BalasHapus